Click here for more graphics and gifs!
...日本が大好き、音楽が大好き、アニメが大好き、と僕はJ-loversだった..
...ジャニズJr Fans ♪♪♪


... Disini saya akan mengulas semua yang saya pikirkan :)
Mulai dari seni, musik, dan hal lainnya~ Hanya menulis tanpa berpikir penting atau tidaknya..
jadi, semoga blog ini punya peran penting walau hanya sedikit..
-Thank you to visit my blog-

2013/02/07

Kirakira, Kirakira Taiyou no You ni 2

Tittle :  kirakira, kirakira taiyo no you ni 2 (キラキラ、キラキラ たいよう の よう に 2) (part 5/6 S.2)
Genre : Romance
Length : Short Story
Rating : M
Author : Nanahira Ichi
Cast : Naomi
Character :
1) Iwahashi Genki a.k.a Kiriyama Shota, Jinguji Yuta a.k.a Hamada Yuta, Kishi Yuta a.k.a Oonishi Yuta
2) Miyachika Naomi a.k.a Miyachika Ren,
3) dll
Keterangan : Menggunakan ucapan untuk menggambarkan kejadian di masa lampau dengan menggunakan tinta Biru Muda.

 LINK~LINK~ :D


 OKEE, HAJIMEMASHOU :))


Episode Sebelumnya di Kirakira Taiyou no You ni Klik Here >>

~~

Pukul 07.10

Mataku terbuka di pagi itu. Aku melihat ke sekitar. Hamada dan Oonishi sudah tidak ada. Lalu dengan wajah masih sedikit lelah, aku segera duduk. Melihat ke arah jam dinding yang baru saja di beli oleh Hamada kemarin. Kemudian aku tersenyum sambil menguap.
Memindahkan ponsel ke dalam saku baju. Mengambil peralatan untuk mandi dan berjalan keluar. Membuka pintu kamar dan seketika aku membuka pintu,
"are? kenapa? tumben sepi?" mataku melihat ke arah sekitar. Sama sekali tak ada orang. "apa mereka memiliki pelatihan pagi sekali di setiap klub? Atau sekarang hari libur? Kenapa sepi?" aku berjalan perlahan ke arah toilet. Semua pintu ruangan tertutup rapat. Suasana terasa aneh. Tapi aku tak menghiraukannya.
Aku tetap pergi ke wc.
Dan selesai mandi aku kembali ke dalam kamar. Ingin mengirimkan pesan, tapi aku lupa mengisi baterai ponsel dan terpaksa aku menunggui. Menunggu jam menunjukkan waktu untuk berangkat sekolah.

Perlahan aku menatapi wallpaper ponselku. Ada wajahku dan Shota disana. Hari kedua kami menjalin hubungan dan dia terlihat manis sekali di foto--
"tapi aku akan menggantinya" membuka gallery foto dan memakai fotoku yang terlihat sangat lucu bersama yang lainnya. Mengingatnya kembali waktu karaokean, hari kedua aku putus dengan Mizuki.

#FLASHBACK#

"hey, Naomi lagu apa yang ingin kau nyanyikan?" tanya Kyoko berdiri di sebelahku sambil membalik-balikkan lembar kertas judul lagu.
Aku ikut melihatnya. "ada banyak lagu, dan aku tidak tau harus menyanyikan apa.." 
"yah, aku tau apa yang kau rasakan, bagaimana kalau lagu sejenis Rock?" tambah Arii
"Rock? Tapi aku tidak begitu suka dengan alirannya.." jawabku

"akh, Naomi payah~" Yuuki menggeser tempatku berdiri dan mencoba mencarikan lagu untukku. "Sexy Zone - Lady Diamond?" ucapnya

Aku terdiam dan menatapi wajah mereka satu persatu.
Noel membuka mulutnya, "Acchi mo kocchi mo check sarechau everyday.. Ukkari chakkari nandaka minna ga rival...Kimi wo dare ni mo... watashita kunai" dan ia menyanyikannya.
Membuatku sedikit tertawa menutup mulutku.

Ini dan itu, aku terus memeriksanya setiap hari

Dengan ceroboh dan nakal, entah mengapa setiap orang adalah sainganku
Aku tak ingin menyerahkanmu pada siapapun--

Dan pada akhirnya kami berlima memilih lagu itu, dengan gilanya aku dan Noel menyanyikan itu dan kemudian berfoto bersama-sama.

#FLASHBACK END#

"yatta na, kenangan yang tak bisa kulupakan.." mataku berbinar-binar sangat bahagia.
Lalu segera aku mengemasi barang dan berangkat ke sekolah sendirian.
Dan aneh sekali, jalanan menuju sekolah masih sangat sepi. Semua orang terlihat menghilang seperti hantu dan aku sama sekali tak mengetahui itu. Tetap berjalan menuju pintu masuk sekolah dan aku melihat semua siswa berdiri disana sambil menatapiku.

"doushite?" tanyaku
Mereka saling menatap satu sama lain. Kemudian tersenyum sangat menyeramkan. Berbicara pada temannya, "bukankah ini sekolah khusus anak laki-laki?" ucapnya

*deg
Jantungku berdetak. Mataku terbuka ketakutan. dan melangkah sedikit ke belakang, "apa maksud kalian?"

"salah seorang diantara kami kemarin melihat kau berpelukan dengan Oonishi. Konyol sekali! Apa kau pacarnya?" mereka yang tak kukenal mengucapkannya.
Aku menggelengkan kepala. Mencari seseorang yang mampu menolongku.

Dan..
Dimana Oonishi?

"mencari Oonishi? Dia sedang di ruang kepala sekolah, mungkin saja hari ini kalian berdua akan di keluarkan dari sekolah"

dikeluarkan?

Air mataku kembali mengalir. Membayangkan senyum lembutnya Oonishi.
"aku yang akan keluar dari sekolah ini, tak ada hubungannya dengan Oonishi!" jawabku
"percuma saja, semua sudah ditangan kepala sekolah"

"kau tau, Kepala sekolah sangat marah sekali ketika mendengar kabar itu.." salah satu dari mereka dengan jahatnya menemuiku. Kemudian mendorongku dari belakang. 
"aku ingin menemui kepala sekolah!!" bentakku yang sempat jatuh. Aku berdiri lagi dan memberanikan diri mendekati mereka.

2, 3 orang menarik tanganku ke dalam. Membawaku ke ruang kepala sekolah.
Tapi di depan pintu, aku melihat Shota dan Miku menghalangi jalan kami.

Kami semua berhenti.
"apa yang kalian lakukan dengan gadis itu?" Shota melepaskan genggaman tangan mereka dari tanganku dan menarikku ke arah Miku.

"oh ya, kalian 3 anak baru itu, ya? Kau membelanya.. Apa kau juga seorang wanita?" ucap beberapa orang. 
Miku mengangkat kepalanya untuk itu. "apa maksud kalian, hah?" 
"pantas saja, wajah dua orang diantara kalian, seperti wanita.." dengan santainya mereka berbicara begitu, dan..

BRUKK..
Salah seorang yang mengucapkan itu terjatuh keras karena pukulan Shota. Wajahnya sangat marah sekali. "Miku itu.. LAKI-LAKI !!!!" bentak Shota dengan suaranya yang keras
"dan gadis itu.. SIAPA?" mereka semua melihat ke arahku.

"dia.. Pacarku!!" jawab Shota menundukkan kepala dengan nafas terengah-engah.
"Pacar?" mereka saling menatap satu sama lain, saling menggepalkan tangan. "apa yang ingin kita lakukan padanya?" 

Kau tau itu ucapan yang seperti apa?
Gepalan dan tatapan tajam itu..

"SHOTA, MIKU! PERGI!!" aku menarik kedua tangan mereka dan segera melarikan diri dari mereka semua.
Kami bertiga lari dengan yang lainnya mengejar kami di belakang. Kabur melewati pintu belakang, dan ketika mereka semakin jauh..

"Ren! Ren! Ren!" panggilan itu aku mendengar dari balik pohon.
"Hamada?!!" aku melihatnya bersembunyi dan memanggil kami. Tanpa berpikir apapun, kami segera berlari kesana.

Pohon yang besar dan saking besarnya seperti tempat persembunyian yang cukup aman--

"apa kalian lelah?" tanya Hamada memberikan 3 botol air
Aku mengambil itu dan segera meminumnya.
Masih melihat wajah Shota yang sangat marah. Dia tidak meminum airnya tapi tetap melihat ke balik pohon, menunggui yang lainnya datang.

"Shota, maafkan aku.." ucapku
Menoleh ke arahku dan tersenyum, "tidak apa-apa, Naomi. itu sudah tugasku.." jawabnya
"nani? Namamu Naomi?" Hamada kaget
Aku menganggukkan kepala dan sedikit memaksakan untuk tersenyum

"jadi kau benar-benar wanita, ya?" tambah Hamada bertanya. Dan aku kembali menganggukkan kepala.
"Dan kau pacarnya Shota? Araa- kenapa tak memberitahuku?"
"itu..aku..."
"kau hanya memberitahu Oonishi! Kejam sekali.."

aku tersenyum,
dan seketika itu yang lainnya datang dan mencari kami ke segala arah. Bersikap tenang dan bersembunyi di balik pohon.
Hamada berdiri dari duduknya dan segera keluar sambil membawa botol air minumku.

"hey, apa kalian mencari Ren dan yang lain?" sorak Hamada di depan teman-temannya
"kau meloloskannya?"
"tidak, aku melihatnya, tapi kau tau aku, kan? Aku baru saja selesai latihan dan aku sedang minum air. Ketika melihat mereka berlari dengan wajah panik, aku membiarkan mereka. Tapi aku tau kemana mereka pergi, mau ikuti aku?" ujar Hamada
"apa yang bisa kami percaya darimu?"
"kau teman satu ruangannya !! Dan kau juga sama dengan Oonishi, kan?"
Hamada tertawa, "aku bersikap sesuka yang aku mau!! Aku meninggalkan mereka semua ketika di sekolah! Aku baru sadar kalau Ren adalah seorang wanita dan aku membenci hal itu."
"baiklah, kemana dia pergi?"
"ke arah sana!!" Hamada terlihat menunjuk arah gerbang samping. Kemudian mereka semua pergi.
Hamada masih berdiri, menoleh ke arah kami dan memberikan jempolnya sedikit memberi kode. Tersenyum pada kami dan berlari mengikuti mereka semua.

"apa.. Hamada di pihak kita?" tanya Miku
Aku menganggukkan kepala. Itu adalah Hamada yang sesungguhnya.
"ja- ayo kita keluar menyelamatkanmu" ajak Shota berdiri sambil menarik tanganku.

Dan tak lama dari itu, aku melihat Oonishi berdiri di depan kami. Tubuhnya babak belur, tapi masih bisa tersenyum.
"Oonishi-kun, daijoubu ka?" aku berlari ke arahnya dan melihat beberapa bagian tubuhnya yang luka-luka masih belum dibersihkan
"aku minta maaf, gara-gara aku mereka jadi memperlakukanmu seperti ini. Apa yang kau lakukan sehingga mereka melukaimu?" tanyaku dengan kembali menangis.
"betsuni-- Sudahlah, aku sudah mengatakan semuanya pada kepala sekolah. Yang lainnya biar aku yang mengurus"
"tapi kau harus di obati, bukan?"
Oonishi menggelengkan kepalanya. "pergi dari sini. Nanti aku akan mengirimimu pesan ketika aku sudah membereskannya. Saat ini, selamatkan diri kalian dulu. Kau tau, kami semua sangat tidak menyukai kebohongan. Dan yang kau lakukan sangat melanggar peraturan" jelas Oonishi
"maaf, tapi terima kasih Oonishi-kun!!" aku melepaskan pegangan kedua tangannya dan berlari dengan Miku dan Shota keluar gerbang.

Selesai--
Kami bertiga berhasil selamat.

Dan, perjalanan kami menuju taman..

"Naomi, aku ingin kau pulang sekarang" ucap Shota menghentikan langkahku.
Aku menoleh ke belakang melihat Shota. "sekarang?"
Shota menganggukkan kepalanya.

Sekarang?

 -TO BE CONTINUED-

 NB : Episode 6 (ending) Season 2 Klik Here >>

Episode 5 selesai dengan tanganku yang benar-benar susah untuk mengetik -___-
Aku tidak tau kenapa setiap ending aku harus kesulitan seperti ini..
Seperti ada sesuatu yang mengejarku--
Rencananya ingin menjadikan episode 5 sebagai ending, habisnya ceritanya kepanjangan sih !!
Tapi ada suatu hal yang ingin ku jelaskan di episode 6, makanya..
Yang sudah baca episode 5, pastikan baca episode 6 nya ya ^_^
Ariagatou na--

BAIBAI PERANNYA JINGU SAMA KISHI YUTA -____________________-"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman