Click here for more graphics and gifs!
...日本が大好き、音楽が大好き、アニメが大好き、と僕はJ-loversだった..
...ジャニズJr Fans ♪♪♪


... Disini saya akan mengulas semua yang saya pikirkan :)
Mulai dari seni, musik, dan hal lainnya~ Hanya menulis tanpa berpikir penting atau tidaknya..
jadi, semoga blog ini punya peran penting walau hanya sedikit..
-Thank you to visit my blog-

2012/09/22

Chibi Neko Chuu! ♥♥♥ (ちび ねこーチュウ)

Story tittle : Chibi Neko Chuu! ♥♥♥
Author : Richia Kayoru Nanahira
theme song : 
chiwa saito - staple stable  (maaf kalau lagu ini telah menjadi ost anime :p , ini hanya tambahan buat fanfic saya)



**
Pernahkah suatu kali kau bertemu seekor kucing dijalanan ? tubuhnya kotor dan matanya berbinar-binar. kucing kecil yang malang. dan apa yang kau lakukan apabila kucing itu mendekatimu? apa kau akan meninggalkan dia dan berlari begitu saja? tentu saja, aku juga pasti akan berpikir begitu..
Tapi apa yang kau pikirkan jika ia mengikutimu seperti sesuatu yang terjadi padaku.
kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa mengerikan..!!!!
**

"daijoubu..daijoubu.." pikirku seketika seekor anak kucing membuntutiku dari belakang. dia mengikutiku hingga membuat semua orang menatapiku.
"miaw.." tapi tatapan malangnya masih tersenyum kearahku. dia berjalan terus..
"YAMEETTE YO..!! hari ini aku ada kencan..! dan kami baru saja akan memulai hubungan. hari ini dia berjanji akan mengungkapkan perasaannya padaku. Dan aku telah bertahun-tahun menunggunya..! You know..?"
"miaw.."

Dia mengerti apa yang kuucapkan, tidak yaa..?

Dan aku mulai kembali melangkah dengan sangat beratnya~

**

"haah, Nao..!" seseorang memanggilku. Dan itu ternyata adalah....
"Taiyou-kun..?"
"Kenapa terlambat, sih? aku sudah lama menunggumu"
Namanya Fuji Taiyou. Rambutnya pirang seperti bule. Dan dia sangat keren. juga ramah..
Saat ini dia sedang tersenyum padaku.
"maaf tadi aku membantu ibu dulu" jawabku yang terus mencari-cari kucing kecil tai. berharap dia takkan muncul disaat ini. Taiyou benci kucing, sih
"wah, Nao anak yang rajin, ya. kupikir aku sangat suka"
*deg
Lagi-lagi orang ini membuat jantungku serasa ingin pecah.
Namun tiba-tiba...
"miaw..miaw" seekor kucing yang sangat tak kunanti-nanti itu keluar dari belakang kakiku
"akh, Nao, kucing siapa itu..?" Taiyo langsung saja menunjuk kucing tersebut
"eh..aku tidak tau.." ucapku menjauh dari kucing itu. "milik siapa sih" tambahku pura-pura tidak mengenalinya.
Tapi kucing itu terus mengikutiku dan berdiri disebelahku~

"kotor amat, Sepertinya punyamu deh.." sontak Taiyo yang menatapiku.
"bu-bukan..!! dia bukan milikku.. Tadi aku menemukannya terjepit di jembatan, dan aku menyelamatkannya.. setelahnya dia malah terus mengikutiku. padahal kusuruh dia pergi..!!" aku bersorak mencoba meyakinkan wajah Taiyo yang mulai meraguiku..

"haah.. sama saja.." taiyo merangkul tasnya dan menghela nafas panjang. Kemudian perlahan-lahan pergi dari arahku.. "Tau saja kamu, aku sangat benci kucing" Taiyo tertawa, "Mulai sekarang, jangan temui aku lagi, kalau kau masih membawanya.." tambahnya sejenak menghilang dari keramaian..

itu artinya,, cintaku ditolak, kan? dan taiyo tak jadi mengungkapkan perasaannya

**

nah, begitulah ceritaku seminggu yang lewat~

sejak saat itu, kucing itu terus mengikutiku.. tampang tak bersalahnya yang menyebalkan..
bahkan ia mengikutiku hingga ke sekolah, dan menginap di rumahku..
Taiyo-kun, mulai cuek padaku..
kami memang tidak sekelas, tapi tiap kali bertemu, ia selalu diam dan bahkan tak menyapaku. mungkin karena kucing yang satu ini~
kau tau, Taiyou sempat bilang padaku "aku sih suka Nao, tapi jangan bawa kucing, ya"
aku langsung meng-iyakan, ya, aku memang tidak menyukainya.. tapi, kenapa dengan kucing ini..?
dia sangat menyebalkan..
"bakaa naaa..."

**

Demo,
beberapa hari setelah itu, aku sempat membuatnya menangis. aku sempat marah karena cintaku ditolak.. padahal aku telah bertahun-tahun menunggu jawaban itu. aku, membuat kucing itu lari dan entah kemana..
namun~

"haii, jaa mata ashita ^^"
"jaa mata na.."
"jaa.."
"Nao yakin mau pulang sendiri..?"
"hahah, itu sudah biasa kan.. lagipula sejak Taiyo cuek begitu, aku memang pulang sendiri kok.."

hari itu, aku pulang sekolah. sudah sore sih, sekitar pukul 6 Sore~
tapi jalanan masih ramai. karena arah rumah temanku dan aku berbeda, aku tidak masalah menuju kota sendirian..
namun sore itu..

"hah, ada keramaian apa..?" aku melihat di tengah jalan Raya, tampak sangat ramai sekali. sepertinya ada kecelakaan~

"wah, kejam sekali orang yang telah membunuhnya"
"padahal manis sekali"
"kabur,"

"sumimasen ne," aku langsung memasuki keramaian itu.
dan tiba-tiba mataku terbuka lebar, kaget saat seekor anak kucing tergeletak di jalanan~
tubuhnya penuh darah dan kemungkinan besar takkan bisa hidup lagi..
dan..... aku teringat... "miaw... miaw... miaw" seekor kucing yang beberapa hari lalu kuusir..

"haaa..! kucing itu..." teriakku yang mengagetkan semua orang
"kucingmu ya nak..?"
ke-kenapa bisa..? padahal kucing ini sangat manis sekali
aku langsung menangis di hamparan semua warga.. aku salah ? aku yang telah mengusirnya, dan aku yang kini menyesalinya..
tapi....
"dia masih hidup..! aku akan membawanya ke dokter hewan..!!!" tanpa basa-basi, aku segera mengangkat kucing yang penuh darah dan segera berlari menuju rumah sakit hewan yang tak jauh dari sana..

**
dan setelah aku bersusah menangis, ternyata dokter hewan itu, masih tersenyum dan berkata, "syukurlah, kucingmu masih sehat. tapi satu kakinya harus diamputasi".. "mulai sekarang, jaga baik-baik kucingmu, ya"
kata-kata itu seolah menyadariku satu hal..
mungkim, Taiyo bukan jodohku.. bukktinya, dia sama sekali tidak menyukaiku lagi, sesaat ada kucing ini.. berarti dia hanya menyukaiku karena aku juga tidak suka kucing. begitu pikirku, dan kucing itu pun kubawa pulang. aku rasa, kucing inilah yang tulus menyayangiku~

**
"miaw..miaw"

sekarang dia kuberi nama, "Chibi" >< manis bukan..? seperti tampangnya yang sangat imut :D ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "Nao, benar kamu mau melepas taiyo..?" tanya temanku di hari itu "ah, Taiyo kan tidak suka aku.. untuk apa aku masih mengharapkannnya... ya kan chibi..?" "miaw.."

"tapi, hubunganmu sama Taiyou kan udah sangat jauh.. kasihan kan :( aku yakin dia pasti mengharapkanmu juga.. aku pasti bisa menemukan bukti itu..! hari ini sepulang sekolah, temui aku di belakang sekolah~" temanku itu malah pergi meninggalkanku sendiri di dalam kelas..

ya, kurasa itu benar. hubunganku dengan Taiyo juga sudah jauh. dan ini cuma gara-gara kucing :(
tapi.....
"chibi, tak usah dipikirkan, ya.."
"miaw..
"sepulang sekolah.. apa yang akan ia lakukan..??"

ya, hari itu juga, aku datang ketempat itu~
~~

dan aku mendengarnya,,

"anoo.. Taiyou-kun..."
"aa..?"

suara minami~
dia temanku yang tadi memarahiku di kelas, apa yang akan dia lakukan pada Taiyo..??

"anoo.. itu.. sebenarnya,,,"
"sebenarnya apa..?"
"AKU SUKA TAIYOU.. ><" *deg suka taiyou-kun?

"akh... lagi-lagi..."
"Taiyou mau jadi pacarku..?"
"tentu saja, tidak~"

langsung menolak?

"ke-kenapa..?"
"aku sudah punya seseorang yang disuka, dan selamanya aku akan tetap menunggunya.. jadi berhentilah menyukaiku~"

Taiyo-kun, langsung menolak minami ?
sekarang, jangan temui aku lagi, kalau kau masih membawanya..

apa itu artinya.... taiyou.....
*prakk*
chibi yang terangkul oleh kedua tanganku, terjatuh ke bawah~
dan itu membuat minami dan Taiyou terkaget dan melihat ke arahku~
tentu saja, aku juga kaget dan langsung bersembunyi,,
namun, chibi...
ia malah menemui Taiyou dan berusaha menarik tali sepatu Taiyou ke arahku~
apa, chibi mendengarkan setiap pembicaraanku? Taiyou padahal telah menendangnya berkali-kali, tapi, chibi terus berusaha mendekatinya

"akh..! kau lagi..! apa yang kau lakukan disini hah..!!!! membawa Nao juga..!!!" taiyou terus berteriak dan menendang chibi..
kejam~
kajam~
kejam~

"YAMETTE YO..!!!!" Rasa kasihan itu segera berawal, dan aku tanpa sadar telah meneriaki Taiyou, orang yang sangat kusukai..
"Nao....."
"jangan kau sakiti dia..!!!! dia itu milikku,..!! hanya dia yang kupunya..!!!! hanya dia yang mau menerimaku apa adanya..! jadi kumohon, jangan sakiti dia..!!!!!" ucapan itu, terus keluar dari mulutku,

Minami segera mengangkat chibi dan membiarkan kami.. sementara Taiyou, hanya diam dan menundukkan kepalanya...

"maaf..." jawabnya
aku segera mengangkat wajahku, "Taiyou-kun..."
"aku.. sebenarnya masih mengharapkan Nao.. tapi...." sesaat taiyou melihat ke arah chibi
"kenapa..? hanya karena chibi kau membenciku..? padahal kukira, perasaan ku akan terbalaskan. lagipula.. chibi tu...."

kata-kataku sejenak terhenti, Taiyou, sambil menangis langsung memelukku..
"aku tidak tahan lagi >< semakin hari, Nao semakin dekat sama kucing itu.. padahal kukira perasaan Nao juga besar, makanya kukatakan itu.." aku tak menjawab apapun~ "Nao tau kenapa aku sangat membenci gadis yang sangat menyukai kucing..?" "kenapa..?" "karena aku takut cinta gadis itu lebih besar kepada kucing daripada kepadaku~" langsung saja... HAHAHHAHAHHAHAHHAHAHHAHAHAHHAHAHHAHAHAHHAHAHA

minami melepas tawanya..
"Taiyou lucu deh :DD"
"heh..?" Taiyo
"habisnya, kau terpaksa menahan perasaanmu hanya takut kalah saingan, harusnya kau tau, bagaimana cara seorang anak perempuan itu menyayangi sesuatu~ mereka memiliki rasa yang berbeda.. jika ia sangat suka kucing, belum tentu kan, ia mengabaikan orang yang disukainya.. jadi..."

Taiyou melepaskanku, wajahnya seketika memerah. dan kemudian ia tertawa sambil menggaruk-garuk kepalanya.
"hahha aku sudah berpikir begitu :D"

minami memberikan kucing itu padaku, dan pergi dari kami "omedetou, ne ^^ semoga hubungan kalian bertahan lama"

hari itu, aku panik sekali..
padahal kukira, perasaanku benar-benar takkan terbalaskan~
ternyata sifat Taiyou, yang takut kalah saing. ya.. hhahahhahaha

~~~~

Nah, setelah itu, aku dan Taiyou mulai menjalin hubungan :D
dia sering mampir kerumahku..
dan yang pasti, mulai saat itu, sepertinya ia sudah mulai jatuh cinta pada chibi~

"jiaaaah, Nao, aku cium chibi yaa. ><"
"hahahha, boleh deh..."
"chuu! ♥♥♥ sesuatu langsung menempel di pipiku, dan itu bukan mulutnya chibi.."

"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA"

"hahhah, maaf habisnya mukamu lucu kayak chibi, sih :D"




_END_


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman