Click here for more graphics and gifs!
...日本が大好き、音楽が大好き、アニメが大好き、と僕はJ-loversだった..
...ジャニズJr Fans ♪♪♪


... Disini saya akan mengulas semua yang saya pikirkan :)
Mulai dari seni, musik, dan hal lainnya~ Hanya menulis tanpa berpikir penting atau tidaknya..
jadi, semoga blog ini punya peran penting walau hanya sedikit..
-Thank you to visit my blog-

2012/09/22

4.44pm (part 2)

Author : Richia Kayoru Nanahira

Genre : horror

Character :: kanon mitsuyora n’ KKS (klub kebershihan sekola).. :D



Kanon semakin ketakutan. Ia bahkan tak sanggup melakukan selain hanya menatapi tatapan kejam dari gadis itu.

“aku kan serahkan lelaki ini padamu, tapi kau harus menjawab pertanyaanku..” ucap kanon sambil memegangi tangan ryuta.

Roh itu mengangguk,, “apa? Yang ingin kau tanyakan?”





“Aanoo… gadis gila, kau tak bermaksud memberikan diriku kepada roh itu kan?” bisik ryu

“kau diam saja, aku lebih banyak tau daripada dirimu!!” bentah kanon

Kemudian ia kembali melihat pada roh itu, “siapa yang membuatmu jadi seperti ini?”

Gadis itu menundukan kepalanya dan menangis. Tetapi air mata yang ia keluarkan bukanlah air mata layaknya manusia, tetapi air mata darah .. segelintir darah yang telah membeku.

“aku dibunuh..” jawabnya singkat

“dibunuh? Siapa yang membunuhmu??”

“kazumi, makanya aku ingin membunuhnya..”



Ryu kaget. Dia berpikir kalau roh itu juga berniat akan membunuhnya. Keringat mulai membasahi lelaki popular ini. Ia mulai menggelengkan kepalanya tetapi tak sanggup untuk bicara.

“kenapa kazumi bias membunuhmu?” ucap kanon memberanikan diri

“itu karena gadis yang ia cintai lebih cantik daripada aku!! PADAHAL KAMI TELAH 6 TAHUN PACARAN,, tapi karena gadis-gadis itu, semuanya berantakan.. kazumi berbalik membenciku. Ia menghinaku didepan semuanya! Kau tau, rasa takut menghantuiku, hingga aku menyerah dan menjauh darinya.. kupikir dengan begitu ia bias melupakannya dan membiarkanku hidup tenang. Tetapi apa daya??ia menemuiku didepan toilet dan membunuhku!!!!!!!” teriak roh itu. Suaranya dan tatapannya tampak benar-benar membenci orang yang bernama kazumi itu. Ia bahkan dengan kemarahannya itu, mampu menghamburkan semua mayat yang ada diruangan itu..



~~



“kapan kau dibunuhnya??”

“diulangtahun sekolah yang ke-63”

“akh! 63????? 5 tahun yang lalu,, apa jangan-jangan??????”

Kanon semakin panic. Iapun menjauhi dari gadis tersebut. Tiba-tiba dipaksakan mulutnya untuk berbicara “kaukah yang menyebabkan kematian siswa-siswa didpan toilet itu?? Kenapa kau melakukannya?? Dan kenapa kau menyamakannya dengan kemunculan hanako????”

“aku benci semua siswa popular!! Semuanya… tanpa memikirkanku.. sibuk dengan perayaan itu!! Padahal mereka harusnya menghukum kazumi!! Aku dibunuh secara tidak wajar didepan toilet dan pada jam yang sama.. kau tau ia bersama siapa??? Ia memanggil hanako dan membalikkan fakta….. aku benci semua! Aku benci kazumi! AKU BENCI HANAKO!!” gadis itu semakin menangis. Seakan ia memperlihatkan apa yang ia rasakan saat 5 tahun lalu itu.

“tapi kau bukannya harus membenci semua siswa-siswa itu.. mereka tidak tau apa-apa.. kazumi pasti telah menyesalinya kan??”

“BOHONG! Kau sama saja dengan meraka… kau juga harus mati!!!” ucapnya



Roh yang sedang marah itu, memang lebih menyeramkan daripada wajahnya yang menakutkan itu.. wajar saja jika orang yang mati karena dibunuh itu akan bangkit kembali untuk membalaskan dendamnya.



Kemudian gadis itu mencoba menyerang kanon kembali. Padahal kakinya sudah tidak sanggup digerakkan lagi karena berkali-kali dihempas ketembok.. namun tiba-tiba saja akira datang dan memukul roh itu dari belakang.

Semua terkaget. “hah? Kenapa akira bias menyentuhnya??” piker akira.



“KANON! RYUTA! SELAMATKAN DIRI KALIAN!!” teriak akira

“tapi kan akira..” kanon

“TAK USAH PEDULIKAN AKU! AKU AKAN MENYELESAIKANNYA SENDIRI”



Karena tak bias berjalan, ryupun menggendong kanon dan segera berlari mencari jalan keluar. Kemudian saat ia sampai dipintu keluar, sesuatu mengagetkan mereka. Sebuah cahaya putih menyinari ruangan itu., “cahaya kamera???”

Tentu saja ryu dan kanon kaget. Cahaya itu menutupi tubuh akira dan roh gadis itu. Namun apa yang terjadi, saat cahaya itu tak bersinar lagi, roh tersebut telah menghilang dan membawa pergi akira.

Kanon panic dan meloncat turun dari genggaman tangan ryu. Sambil berjalan sedikit demi sedikit, air matanya keluar.

“mana kak akira??? Dimana??” soraknya

“kanon, roh itu telah membawa akira..!!”

“cish!!!! Baka!!! SEHARUSNYA KITA MEMBANTU AKIRA!!!!! BUKANNYA MENINGGALKANNYA!!!”

“Akh!!! Kuso~~ kenapa harus akira ??? kenapa bukan aku saja!!!!”



“tapi ryu, kau tau darimana cahaya itu berasal??”







“aku!!” tiba-tiba terdengar suara dari atas

Kanon dan ryu segera melihat keatas.

“MIYA!!! KENAPA ADA DISANA????” sorak kanon.

“kau pikir aku akan diam saja membiarkanmu tinggal sendiri didepan gerbang itu??? Aku sudah yakin kalau kau akan memanjati gerbang yang 2X lipat lebih tinggi dari dirimu. Lagipula kita itu partnert kan???” miya segera meloncat turun dari atas. “semua hantu takut dengan cahaya. Dan aku juga sudah berpikir, gadis itulah penyebabnya..” tambah miya.

“tapi kita tidak akan membiarkan akira pergi dengan roh itu??? Dan juga…. Aku curiga kalau mereka tak punya hubungan apa-apa..” jawab kanon sambil menatapi seluruh mayat yang bertebaran diruangan itu.



Semua mayat adalah perempuan. Pakaian mereka masih utuh, tetapi tubuh mereka penuh dengan darah. Pembunuhan macam apa ini? Semuanya hanya murid populer..



“kak moka!!” teriak ryu mendapati seorang mayat yang sangat cantik.

Ryu berlari mendekati gadis itu.

“siapamu ryu???” tanya kanon

“dia model terkenal disekolah ini. Selain seorang model, ia juga penata rambut yang sangat profesional… rambutku ini, juga dia yang menyihirnya” jawab miya

“kasihan dia harus berakhir seperti ini……” ryu

“maka dari itu! Kita harus memulangkan hantu itu ketempat yang sesuai dengannya! Bisa-bisa sekolah ini penuh dengan mayat anak perempuan..!!!” kanon



Akhirnya, mereka bertiga mengelilingi sekolah tersebut untuk mencari keberadaan roh itu. Hingga pukul 11,55pm ~~



“kanon, miya , ayo pulang~” ucap ryu

“akutakkan pulang sebelum menemukan akira!!!” jawab kanon.

Tiba-tiba miya menghentikan langkahnya.

“ada baiknya kita pulang. Percuma kita berputar-putar sekarang. Hantu itu takkan muncul lagi.. kalau akira punya hubungan dengan gadis itu, mungkin saja ia takkan dibunuh. Toh, akira juga bukan siswa populer kan??” jelas miya.

Mendengar penjelasan miya, kanon tertegun dan bejalan berbalik arah. Ia menuju tangga tuk turun kelantai bawah.



Telah 5 tahun berlalu pembunuhan itu berlanjut-lanjut. Mungkin saja ada banyak hantu-hantu lain seperti gadis tadi yang bergentayangan disekolah ini. Dan semua siswa yang melihat kejadian itu, pasti akan mengatakan kalau hanakolah penyebabnya. Hanako tak mungkin bersalah, ia hanya memenuhi permintaan siswa-siswa yang memanggil namanya. Pembunuhan itu hanya terjadi pada siswa-siswa yang populer, tahun inipun pasti juga akan ada korban jiwa lagi didepan toilet itu.



~~

Akhirnya sesampainya dirumah, kanon segera mengganti pakaiannya dan kembali berjalan ketoko buku, tempat biasa ia meminjam buku. Berharap bisa bertemu dengan orang yang bernama kazumi itu..



“kanon! Mau kemana kau! Mana akira???” tanya ibunya.

Kanon menggeleng dan menghentikan langkahnya.

“sebelum orang tuanya akira meninggal, apakah akira memiliki saudara atau kakak yang mirip dengannya???”

“kenapa bertanya begitu??? Dimana kau tinggalkan akira??”

Kanon tak menjawab pertanyaan itu lagi dan ia memilih pergi dari rumah tersebut. Ia akan menuju ketoko buku itu.



~~ sesampainya didepan toko



“malam kanon.. ^^ tumben kau kesini malam-malam” sapa seorang kakak pemilik toko

“ada yang ingin kutanyakan..”

“apa?”

“seorang lelaki yang tadi siang mengobrol disni denganku, apakah kakak mengenalnya???” tanya kanon menunjuk lemari tempat ia dan kazumi bertemu tadi.

“oh kazumi, adapa mencarinya??”

“aku membutuhkan alamatnya. Bisa berikan padaku?”

“ooh alamatnya. Tunggu sebentar ya.”tanpa bertanya lagi, sang pemilik tokopun langsung membuka laci mejanya dan mengeluarkan sebuah buku, “ini alamatnya”



Setelah mengambil alamatnya itu, kanon segera pergi dari sana dan menuju kealamat yang tertera dikertas tersebut.. “aku harus mencari tau semuanya supaya tidak ada korban lagi..”



Tetapi setibanya didepan rumah itu, ia berhenti. Sejenak ditatapnya rumah yang besar tersebut. Kanon bermaksud untuk mengintip dahulu apa yang terjadi didalam supaya ia bisa aman untuk masuk kerumah tersebut. Akhirnya kanon memanjati pagar rumahnya dan berlari menuju kaca jendela.

Sesampainya didepan kaca, ia terkaget. Ternyata dia berada didepan kamarnya kazumi. Terlihat olehnya, sesosok kazumi yang ia tidak kenal,. Berdiri didepan sebuah foto besar. “akh! Itu roh yang menyerangku bersama ryu!!”. Foto tersebut dipandanginya, dan kemudian tanpa pikir apa-apa kazumi malah melemparinya dengan telur-telur. Berikutnya dengan apel dan mengotori wajahnya.. tentu saja kanon mulai marah dan melempari kaca tersebut dengan batu. Kazumipun terkaget dan langsung melihat kearah kanon..

“padahal kupikir bukan kakak yang dimaksud oleh roh itu! Tapi kazumi lain!! Sekarang,, aku percaya kalau kazumi yang dimaksud adalah dirimu! PEMBUNUH!!!” teriak kanon sangat marah.

“kanon..??? kenapa bisa tau tempat ini?? Buat apa kau kemari ha???”

“demi keselamatan SMU hayase, aku akan membawa paksa kakak untuk menemuinya!!”

“ke-kenapa begitu!!! Kau bercanda kan ???kakak gak pernah berhubungan dengan roh..! percayalah…”

“kakak kenapa membunuhnya?? Bukankah dia tidak pernah menjahatimu?? Aku tau dia gadis yang baik..”

“hah! Dia mencurigaiku punya cewek lain. Padahal memang teman cewekku lebih banyak.. tidak mungkin lah aku mengkhianati seorang gadis seperti dia. Populer, cantik, pintar.. dia juga seorang model kan?? Tpi hari itu, dia datang ketempat perkumpulan kami. Yang mana hari itu kami sedang membicarakan masa depan. Teman-teman senang jika hubunganku dan dia diperpanjang, teman-teman malah memilihkan masa depan yang cocok untuk kami.. tapi dia datang dan menghancurkan semua. Mengatakan aku berfoya-foya lah!!! Dan hal yang paling menyakitkan, dia memaksa aku untuk putus..”jelasnya

“lalu kau kesal dan saat dia dikamar mandi hari itu, kau memanggil hanako. Yang mana saat itu kau menyamar jadi wanita, mengatakan kalau dia itu hantu yang mencoba membunuhmu??? Lalu dengan baiknya, hanako malah membunuh gadis itu.. saat itu juga kau kabur dan keluar dari sekolah…”

“kenapa kau bisa tau hah???” kazumi mulai panik dan mencoba menjauh dari kanon

“kau tau??? Aku sangat tidak suka jika kau membunuh orang hanya karena dia mempermalukanmu… aku tau dia terlalu salah paham, TAPI BUKAN BEGITU CARANYA!! Kau harus mempertanggung jawabkan semunya SEBELUM SEMUA ANAK PEREMPUAN DI SMU ITU HABIS?????”



Kazumi semakin takut. Ia terus menggelengkan kepalanya. “dame… dame.. DAME DA YO!!! Aku tidak ingin mati!!!” .. tetapi…. *PRAAKK* satu tamparan keras mengenai wajah kazumi. Kanon semakin geram dengan sikapnya yang egois itu.. “dasar pengecut!!!” kanon pun memilih pergi dari sana ~

Hingga esoknya minggu, kanon bersama miya kembali kesekolah tersebut, tetapi sungguh ia kaget saat mereka melihat 4 dari toilet sekolah itu ludes terbakar. Suasana didepan sekolah saat itu sangat ramai sekali. Tapi anehnya kebakaran itu tidak menyebar keruangan lain,…dan walaupun apinya telah berusaha diapadamkan, tetap malah semakin besar.

“miya ayo kita cari akira..”

“mana bisa…”

“selagi semuanya pada sibuk pada api itu, kita menyelinap masuk!! Roh itu pasti meninggalkan akira disalah satu toilet tersebut”

“kenapa kau berkata begitu~”

“Secara, roh itu suka yang berhubungan dengan toilet .. T_T”

“umm ya.. ayo..!!”

Miya dan kanon segera berlari menuju sekolah tersebut. Namun ia malah dihadang oleh beberapa polisi.. “anak-anak dilarang memasuki area berbahaya sebelum proses selesai”..

“teman kami ada didalam..” jawab miya

“sekarang hari libur jadi gak ada yang bersekolah hari ini…” ucap polisi tersebut

“cisshh!! Polisi ga punya hati!!!” bentak kanon dan memukuli polisi tersebut.. dengan cepat miya mengikat tangan polisi tersebut dan memeganginya dengan erat.. “cepat masuk kanon!!!!”

Kanon mengangguk dan berlari masuk kedalam..

Setetlah masuk, ia memeriksa seluruh ruangan, “tidak! Bukan disini!”.. “bukan disni” … “disini juga tidak ada” pikirannya semakin kacau.. tetapi ia terus berusaha mencari .. “apa yang aku pikirkan?? Kenapa aku tidak bisa menemukan akira???” kanon terus berlari hingga kelantai-lantai yang berikutnya..



Akirnya setelah bersusah payah, kanonpun menemukan akira.. yang tergeletak ditengah kobaran api.. suhu tubuhnya naik karena kerinat yang bercucuran. Seluruh tubuhnya penuh dengan darah. Akira masih tertidur lelap.. nafasnya terengah-engah.. “AKIRAA..!!!!” teriak kanon seketika

Akira yang sempat mendengar semuanya, perlahan-lahan membuka matanya dan melihat kanon. “ka-kanon..”

Kanon tersenyum.,, “aku akan mengeluarkanmu akira!!!”

Akira menggeleng. Tubuhnya lesu seperti tak ingin hidup lagi.. “kumohon pergilah kanon, aku yang dulu berbeda dengan sekarang.. akira telah mati.. selamatkan dirimu..” ucap akira

Kanon kaget. Selangkahpun tak sanggup ia gerakkan kedua kakinya untuk mendekati kobaran api tersebut,, “akira… telah mati ?? apa maksudmu???”

“KANON CEPAT PERGI DARI SINI!! SEBELUM ROH ITU MEMBUNUHMU!!!” teriak akira..

“akira???”

Saat itu kanon malah melihat tubuh akira yang berubah, jiwanya seperti dirasuki oleh hantu itu. Kemudian akira yang tadinya ketakutan, terbangun dari duduknya, ia berjalan mendekati kanon. Api yang besar itu malah dilewatinya dengan aman. Tubuh akira mulai mengeluarkan banyak darah..

“kau siapa ??? KENAPA MEMASUKI TUBUH AKIRA ????” teriak kanon

Tubuh akira mulai terasa samar-samar.. roh itu mulai menampakkan wujudnya. Seolah didalam tubuh akira yang ketakutan itu, ia tersenyum.. “aku takkan keluar dari tubuh ini sebelum kau membawakan kazumi padaku….” Ucapnya



“hah?? Itu gadis yang waktu itu menyerangku bersama ryuu.. apa maunya???” pikir kanon.



Kanon mencoba mencari jalan keluar, tetapi semakin ia berpikir untuk meloloskan diri, semakin pula roh tersebut menyakiti akira. Darah nya mulai keluar. Wujud akira yang tersenyum diluar, ternyata berteriak dari dalam..

“kumohon kau jangan sakiti akira.. ambil saja roh ku.. kumohon…….” Ucap kanon menangis..



“kanon,, jangan menangis…………………..”AKIRA

“Apa yang kau lakukan jika aku mengambil jiwamu??? Percuma saja, saudaramu takkan bangkit lagi. Dia telah mati ~ kecuali jika kau membawakan kazumi padaku. Jiwanya kan kuberikan pada gadis ini..” ucapnya

“hah! Aku akan melakukannya asal kau tidak melukai akira…!”

“ya.. panggil diriku, kawase fuyumi.. :D”

Kanon mengangguk dan berbisik,, “Akira,, aku kan datang lagi..” kemudian kanon pergi dari sana..



~~ dilantai bawah,,

“kanon bagaimana ? akira ketemu ???” tanya miya langsung menghampiri

Tetapi kanon hanya diam dan terus berlari keluar gerbang,,

“kanon ?? kau kenapa!!” tanya miya sekali lagi.

Namun kanon tetap tidak mengacuhkannya hingga ia menabrak ryuta..

“aduuhh kanon! Matamu melihat kemana sih???” ucap ryu yang terjatuh.

Kanon berhenti sejenak dan melihat wajah ryu. Lalu memegangi tangannya dan menarik ryu pergi dari sana..

“KANON!!!” teriak miya..

Karena tak diacuhkan, miya tak bertanya lagi dan kembali kesekolah.

Sementara itu ryu.,, “sakit tau! Jangan menarikku seperti itu donk!!!” bentak ryu mencoba melepaskan tangannya

“kau tudak mengerti! Akira dalam bahaya.. kalau aku tidak segera membawa kazumi, ia akan menyiksa akira..” ujar kanon

“menyiksa??? Apa maksudmu~”

“roh itu merasuki tubuh akira.. menyiksa akira dari dalam. Aku takut ia membawa akira keluar dengan tubuh berdarah seperti itu.. ini semua kesalahan kita karena meninggalkannya waktu itu! Harusnya kita tak usah pergi,, kita mesti menolongnya….”

“yang lalu biarkan berlalu.. aku mengerti kok perasaanmu. Aku akan membantumu! Biar aku tidak mengenalimu, tapi aku juga akan bertanggung jawab sebagai lelaki populer di SMU HAYASE…”

“iya..!!” jawab kanon singkat.. “umm lagi,,, kau beneran laki-laki kan??” tambahnya

“ee!!! Laki-laki lah! Aku bukan perempuan!!!”

“berarti bisa memukul orang??”

“hee????” ryu terdiam.

“anak laki-laki itu kan mudah sekali memukul. Karena sebagai seorang perempuan, pukulan ku tak sekeras anak laki-laki,, jadi mau membantuku kan????”

“maaf kau tidak menyuruhku untuk memukuli orang yang bernama kazumi itu kan ???”

“bodoh! Ikuti saja aku!!!” kanon dengan kerasnya kembali menarik ryu sambil berlari menuju rumahnya kazumi..



“UGYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AKU BUKAN ANAK SD YG DITARIK-TARIK SEENAKNYAAA!!! KANON LEPASKAAANN AKUUUUUUUUU” teriak ryu sepanjang jalan..



- To Be Continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman